Minggu, 28 Februari 2016

✿ Urgensi Mempelajari Sirah Nabawiyah yang Harus Diketahui.




[Hanya Sebuah Nasehat]
✿ Urgensi Mempelajari Sirah Nabawiyah yang Harus Diketahui.

Sirah Nabawiyah (sejarah perjalanan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam) adalah bagian dari agama Islam. Sebab, dengan sirah kita akan mengetahui kehidupan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam secara detail dalam banyak hal.
Sungguh Allah Ta’ala berfirman tentang Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam,
“Dan tidaklah yang diucapkannya itu (Al-Qur’an) menurut keinginannya. Tidak lain (Al-Qur’an itu) adalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya.” (QS. An-Najm: 3-4)

Allah Ta’ala berfirman,
“(mereka Kami utus) dengan membawa keterangan-keterangan (mukjizat) dan kitab-kitab. Dan Kami turunkan Adz-dzikr (Al-Qur`an) kepadamu, agar engkau menerangkan kepada manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan agar mereka memikirkan.” (QS. An-Nahl: 44).

Al-Bayan (penjelasan) itu mengandung makna yaitu penjelasan dengan perkataan dan perbuatan, serta dengan justifikasi atas perbuatan, sementara Sirah Nabi di dalamnya mengandung aplikasi nyata dari pesan-pesan qur`ani.

Oleh karena itu, mempelajari Sirah Nabi memiliki urgensi yang besar. Di antaranya adalah seperti yang disebutkan Prof. Dr. Zaid bin Abdul Karim Al-Zaid dalam kitabnya Fiqh Sirah:
1]. Allah Yang Mahamulia dalam Al-Qur`an memerintahkan kita untuk menulis sejarah perjalanan Nabi-Nya Shallallahu Alaihi wa Sallam dan untuk menulis sunnah-sunnah Nabi. Allah Ta’ala berfirman,
“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.” (QS. Al-Ahzab: 21)
Sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bisa dijadikan suri teladan dengan cara mengenal sejarah perjalanannya dan petunjuk-petunjuknya. Semua itu tidak mungkin terjadi, kecuali dengan cara mengabadikan perjalanannya dengan tulisan.

2]. Sirah Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam adalah sejarah perjalanan manusia yang mulia sepanjang sejarah.
Itu adalah sejarah perjalanan penghulu anak cucu Adam Alaihissalam, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, “Saya adalah Sayyid (Penghulu) anak cucu Adam pada hari kiamat.” (HR. Muslim).

3]. Mempelajari sirah untuk memahami Al-Qur`an, karena banyak ayat yang turun disebabkan oleh kejadian yang terjadi pada periode sejarah perjalanan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam.

4]. Di antara prinsip-prinsip yang wajib diketahui oleh seorang hamba setelah kewajiban mengenal Allah dan agama adalah kewajiban mengenal Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam.
Cara mengenal Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam adalah dengan membaca dan mempelajari sejarah kehidupan beliau.

5]. Ilmu Sirah Nabawiyah adalah ilmu yang luas.
Ruang lingkupnya adalah semua macam ilmu pengetahuan agama, karena dengan ilmu sirah, kita bisa mengetahui banyak hal yaitu akidah, hukum, akhlak dan moral, dan ilmu dalam mendakwahi manusia agar kembali kepada Allah Ta’ala.
Dengan tulisan ini semoga kita paham, bahwa sirah Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam sangat penting untuk diketahui.

[Abu Syafiq]


********************

☆ Salam buat isteri :
‘Siti Nurjanah’



✿ 7 Istilah Menyeramkan yang Disematkan Al-Qur’an Kepada Kaum LGBT.




[Hanya Sebuah Nasehat]
✿ 7 Istilah Menyeramkan yang Disematkan Al-Qur’an Kepada Kaum LGBT.

Semua orang yang berjiwa sehat pasti sepakat bahwa perilaku kaum lesbian, gay, biseks dan transgender itu sangat menjijikkan. Ini bukan tentang tidak berperikemanusiaan, melainkan juga tidak berperikebinatangan. Coba bayangkan, mana ada anjing jantan yang kawin dengan anjing jantan? Seburuk-buruknya dan senajis-najisnya anjing jatuhnya kawin dengan beda jenis kelamin. Dalam Al-Qur’an sendiri sudah menerangbenderangkan dalam banyak ayat bahwa perilaku liwath itu sangat keji.

Berikut tujuh kategori perilaku yang disematkan Al-Qur’an kepada kaum sodom, kaum Nabi Luth AS.

1].  Perbuatan homoseksual disebut fahisyah (perbuatan yang keji, menjijikkan dan membahayakan)”  Dan (ingatkanlah peristiwa) Nabi Lut tatkata ia berkata kepada kaumnya: “Sesungguhnya kamu melakukan perbuatan yang keji, yang tidak pernah dilakukan oleh seorangpun dari penduduk alam ini sebelum kamu. (QS. Al-Ankabut: 28)

2]  Perilaku LG kaum Luth AS disebut munkar (ditolak keras, tak bisa diterima)“Patutkah kamu mendatangi orang lelaki (untuk memuaskan nafsu syahwat kamu)? Dan kamu memotong jalan lalu-lalang (untuk tujuan jahat kamu)? Dan kamu pula melakukan perbuatan yang mungkar di tempat-tempat perhimpunan kamu?” Maka kaumnya tidak menjawab selain daripada berkata (secara mengejek-ejek): “Datangkanlah kepada kami azab dari Allah (yang engkau janjikan itu) jika betul engkau dari orang-orang yang benar”. (QS.Al-Ankabut: 29)

3].  Mufsid (merusak)“Nabi Luth berdoa dengan berkata: “Wahai Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) terhadap kaum yang melakukan kerusakan itu”. (QS.  Al-Ankabut: 30)

4].  Kaum Nabi Luth AS dianggap musrif (keterlaluan, melampaui batas; abnormal)“Ibrahim bertanya: “Apakah urusanmu hai para utusan?” Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa (kaum Luth),agar kami timpakan kepada mereka batu-batu dari tanah yang (keras), yang ditandai di sisi Tuhanmu untuk (membinasakan) orang-orang yang melampaui batas”. (QS. Adz-Dzariyat: 31-34)

5].  Tindakan kaum sodom dinilai lalim. Baik terhadap orang lain maupun diri sendiri. Lalim karena menimbulkan kerusakan, menyebarkan penyakit AIDS.

6].  Pelaku sodom disebut mujrimun. Karena merupakan dosa besar.

7].  Perilaku pelaku LGBT diberikan mudzar (peringatan) oleh Allah SWT, namun mereka ya tidak percaya begitu. Dianggap hanya dongeng belaka. Yang ada menantang agar didatangkan azab.Semoga kita dan keluarga kita diselamatkan dari perbuatan ini. 

Wallahua’lam.

********************


☆ Salam buat isteri :
‘Siti Nurjanah’




 
;